Friday, March 4, 2011

Menangiskah kerana CINTA???


aku junjung petuahmu
cintai dia yg mencintaiku
hatinya dulu berlayar, kini telah menepi
bukankah hidup kita akhirnya harus bahagia

::
Berlinang air mata
tercurah membasahi luka
luka yang tiada pernah berujung
perih begitu menghujam dalam jiwa

tangisan ini takkan berakhir
tak ada sesal…
tak ada benci…
hanya luka…

luka…
luka…
berbekas…
dan takkan menghilang
menghantui dalam seluruh waktu
menertawai dalam seluruh waktu
memecah menjadikan luka-luka baru
tersudut dalam ruang gelap
diantara silaunya sorotan mata

kekecewaan…
berlalu tanpa berakhir
dengan langkah terlunta-lunta
menghakimi diri dengan kekecewaan
menghakimi diri dengan kelusuhan
terhempas dalam ruang gelap
diantara ricuhnya suara
berdengung mencekik telinga

kehancuran…
kehancuran…
kehancuran…


(Moenthe Carlo)

No comments:

Post a Comment

Friday, March 4, 2011

Menangiskah kerana CINTA???


aku junjung petuahmu
cintai dia yg mencintaiku
hatinya dulu berlayar, kini telah menepi
bukankah hidup kita akhirnya harus bahagia

::
Berlinang air mata
tercurah membasahi luka
luka yang tiada pernah berujung
perih begitu menghujam dalam jiwa

tangisan ini takkan berakhir
tak ada sesal…
tak ada benci…
hanya luka…

luka…
luka…
berbekas…
dan takkan menghilang
menghantui dalam seluruh waktu
menertawai dalam seluruh waktu
memecah menjadikan luka-luka baru
tersudut dalam ruang gelap
diantara silaunya sorotan mata

kekecewaan…
berlalu tanpa berakhir
dengan langkah terlunta-lunta
menghakimi diri dengan kekecewaan
menghakimi diri dengan kelusuhan
terhempas dalam ruang gelap
diantara ricuhnya suara
berdengung mencekik telinga

kehancuran…
kehancuran…
kehancuran…


(Moenthe Carlo)

No comments:

Post a Comment

link

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...